Rossi Memang Belum Habis, tapi

KabarGoal – Dari Pengamat top MotoGP Carlo Pernat mengatakan Valentino Rossi tak lagi mau ambil risiko dalam balapan. Dengan begini, Rossi akan sulit untuk bisa menang lagi.

Rider Monster Energy Yamaha itu masih mencari kemenangan pertamanya dalam lebih dari dua tahun. Terakhir kali Rossi naik podium tertinggi adalah saat menjuarai MotoGP Belanda 2017.

Seiring dengan usianya yang sudah mencapai 40 tahun dan kurang okenya performa motor M1, Rossi tercatat hanya delapan kali finis tiga besar sejak suksesnya di Assen. Di musim 2019 sendiri, Rossi baru dua kali podium, yang didapatnya di tiga balapan pertama. Setelah itu Rossi tiga kali retired dan mentok di posisi keempat, yang didapat di Austria dan Inggris.

Pernat merupakan orang yang melambungkan karier Rossi di balap motor. Pria yang pernah memanajeri Andrea Iannone tersebut meyakini Rossi belum habis, sekalipun hasil yang didapat tidak akan optimal.

Saya pikir dia belum habis, saya melihat dia sebagai pria berusia 25 tahun dengan pergelangan tangan dan fisik pemuda berusia 25 tahun, Pernat mengatakan kepada GPOne. Tapi faktanya, pikiran dia itu seperti pria berusia 40 tahun, dan itu artinya dia mengambil lebih sedikit risiko dan pergelangan tangannya merasakan hal ini.

Saya melihat dia selalu mendekati podium, posisi dia di antara tiga dan enam dan dia tahu juga hal ini. Baru-baru ini, saya pikir dia meragukan dirinya sendiri, dia mampu menuntaskan latihan-latihan hebat meskipun dia tidak mampu mencapai targetnya di banyak balapan karena memang tidak mudah.

Bagaimanapun, Rossi mesti tetap bertahan karena orang-orang perlu melihat dia dan mendukung dia, tapi mereka juga mesti memahami bahwa dia sekarang adalah pebalap yang cuma mampu berebut posisi ketiga sampai keenam saja, nilai Pernat.

Balap MotoGP berikutnya akan digelar di Misano, San Marino. Di sana, Rossi menantang dominasi Honda yang memenangi balapan tiga kali dalam empat musim terakhir.

Mungkin akan ada situasi yang aneh seperti Misano, di mana dia bisa mencapai podium. Bagaimanapun, dia itu legenda hidup dan dia tahu semua ini, imbuh Pernat.

shares