LONDON — Xavi Simons menjadi salah satu investasi besar Tottenham Hotspur setelah didatangkan dari RB Leipzig dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai €60 juta. Namun perjalanan pemain internasional Belanda tersebut bersama Spurs kini memasuki fase berbeda setelah cedera ACL serius yang dialaminya pada akhir musim 2025/2026.

Simons resmi menjadi pemain Tottenham pada 29 Agustus 2025. Ketika itu, Spurs memenangkan persaingan mendapatkan salah satu gelandang serang muda paling menarik di Eropa dan memberinya nomor punggung 7.

Tottenham Bayar Sekitar €60 Juta untuk Xavi Simons

Tottenham mendatangkan Simons secara permanen dari RB Leipzig setelah pemain asal Belanda tersebut menunjukkan perkembangan impresif di Bundesliga.

Nilai transfernya dilaporkan berada di kisaran €60 juta. Tottenham sendiri mengumumkan bahwa Simons menandatangani kontrak jangka panjang bersama klub.

Kedatangannya saat itu dipandang sebagai investasi penting untuk meningkatkan kreativitas lini tengah sekaligus lini serang Spurs.

Thomas Frank Berperan Besar dalam Transfer Simons

Salah satu faktor yang mendorong Simons memilih Tottenham adalah pembicaraannya dengan pelatih Spurs ketika itu, Thomas Frank.

Simons mengungkapkan bahwa komunikasi dengan sang pelatih membuatnya merasa Tottenham merupakan tempat yang tepat untuk melanjutkan perkembangan kariernya.

Ia datang dengan pengalaman bermain bersama Paris Saint-Germain, PSV Eindhoven dan RB Leipzig sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan menguji kemampuan di Premier League.

Nomor 7 Jadi Simbol Ekspektasi Besar

Tottenham memberikan nomor punggung 7 kepada Simons, nomor yang sebelumnya sangat identik dengan Son Heung-min.

Keputusan tersebut secara tidak langsung menggambarkan besarnya ekspektasi terhadap pemain Belanda tersebut.

Simons memiliki karakter yang membuatnya dapat dimainkan di beberapa posisi. Ia mampu beroperasi sebagai gelandang serang, winger maupun pemain kreatif di belakang penyerang.

Kemampuan membawa bola, kreativitas dan keberaniannya melakukan penetrasi menjadi senjata yang diharapkan dapat meningkatkan daya serang Tottenham.

Perjalanan Simons Berubah Drastis pada April 2026

Perkembangan terbaru justru datang dari ruang perawatan.

Simons mengalami cedera lutut serius ketika Tottenham mengalahkan Wolverhampton Wanderers 1-0 pada 25 April 2026.

Pemeriksaan kemudian memastikan pemain berusia 23 tahun tersebut mengalami ruptur anterior cruciate ligament atau ACL.

Cedera tersebut langsung mengakhiri musimnya lebih cepat dan menjadi pukulan besar bagi Tottenham.

Xavi Simons Jalani Operasi ACL

Tottenham mengonfirmasi bahwa Simons menjalani operasi pada 5 Mei 2026.

Sejak saat itu, fokus utama sang pemain adalah menjalani proses rehabilitasi untuk memulihkan kekuatan lututnya.

Pada Juli 2026, Tottenham memperlihatkan Simons telah kembali ke Hotspur Way dan meningkatkan program rehabilitasinya.

Proses pemulihan cedera ACL biasanya membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati. Karena itu, Tottenham tidak mempunyai alasan untuk mempercepat kembalinya salah satu aset penting mereka.

Simons Sudah Mulai Bicara soal Proses Pemulihan

Simons mengakui periode setelah mengalami cedera merupakan salah satu fase paling sulit dalam kariernya.

Namun perkembangan rehabilitasinya memberikan optimisme bahwa ia dapat kembali bermain setelah menyelesaikan seluruh tahapan pemulihan.

Target utamanya bukan sekadar kembali ke lapangan, tetapi kembali dalam kondisi yang memungkinkan dirinya tampil pada level tertinggi.

Tottenham Sudah Berubah Sejak Simons Cedera

Menariknya, Tottenham yang akan ditemui Simons ketika kembali nanti sudah berbeda dibandingkan tim sebelum dirinya mengalami cedera.

Roberto De Zerbi kini menangani Spurs dan klub melakukan investasi besar pada bursa transfer musim panas 2026.

Tottenham mendatangkan sejumlah pemain baru untuk membangun kembali skuad setelah musim 2025/2026 yang sangat sulit.

Artinya, Simons nantinya harus beradaptasi dengan struktur permainan baru sekaligus menghadapi persaingan yang semakin ketat untuk mendapatkan posisi utama.

Simons Bisa Jadi Seperti Rekrutan Baru bagi De Zerbi

Ketika Simons akhirnya mendapatkan izin kembali bermain, De Zerbi akan memperoleh tambahan pemain kreatif tanpa harus melakukan transfer baru.

Kemampuan teknis Simons berpotensi cocok dengan sepak bola menyerang yang ingin dibangun pelatih asal Italia tersebut.

Ia dapat memberikan kreativitas di antara lini tengah dan lini depan sekaligus menawarkan fleksibilitas dari kedua sisi lapangan.

Namun semuanya bergantung pada keberhasilan proses rehabilitasi.

Investasi €60 Juta Tottenham Belum Selesai

Cedera ACL memang menghentikan momentum Simons, tetapi pemain Belanda tersebut masih berusia 23 tahun dan mempunyai banyak waktu untuk melanjutkan perkembangannya.

Tottenham mengeluarkan investasi besar ketika membawanya dari Leipzig karena melihat potensi jangka panjang, bukan hanya kebutuhan untuk satu musim.

Karena itu, fase rehabilitasi sekarang dapat menjadi salah satu periode paling menentukan dalam perjalanan Simons bersama Spurs.

Jika mampu kembali ke kondisi terbaik, pemain nomor 7 tersebut masih mempunyai kesempatan besar untuk menjadi salah satu pusat kreativitas Tottenham pada era baru di bawah Roberto De Zerbi.

Sumber informasi: Tottenham Hotspur dan Reuters.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *