MANCHESTER — Manchester City mempunyai salah satu penjaga gawang paling berpengalaman di Eropa dalam diri Gianluigi Donnarumma. Kiper Timnas Italia tersebut menjadi bagian penting dari proyek The Citizens setelah didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer yang dilaporkan sekitar €30 juta.

Donnarumma menandatangani kontrak berdurasi lima tahun yang mengikatnya di Etihad Stadium hingga musim panas 2030. Kehadirannya memberikan City penjaga gawang dengan pengalaman luar biasa di level klub maupun internasional.

Donnarumma Tinggalkan PSG Menuju Manchester City

Perjalanan Donnarumma menuju Manchester bermula ketika masa depannya bersama Paris Saint-Germain berubah menjelang berakhirnya bursa transfer musim panas 2025.

Manchester City kemudian bergerak mendapatkan tanda tangannya. Kesepakatan akhirnya tercapai dan Donnarumma resmi meninggalkan PSG untuk memulai babak baru kariernya di Premier League.

Nilai kepindahannya dilaporkan berada di kisaran €30 juta, sementara City mengikat penjaga gawang asal Italia tersebut dengan kontrak hingga 2030.

Datang dengan Status Juara Liga Champions

Donnarumma tiba di Manchester dengan reputasi yang sangat besar.

Sebelum meninggalkan Paris, ia membantu PSG memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada musim 2024/2025.

Donnarumma tampil dalam seluruh 15 pertandingan PSG sepanjang perjalanan mereka di Liga Champions musim tersebut dan mencatatkan enam clean sheet.

Pengalaman menghadapi pertandingan bertekanan tinggi menjadi salah satu kualitas utama yang dibawanya ke Manchester City.

Dari AC Milan hingga Menjadi Kiper Elite Eropa

Karier Donnarumma sudah menjadi perhatian sejak usianya masih sangat muda.

Ia menembus tim utama AC Milan ketika baru berusia 16 tahun dan kemudian mencatatkan lebih dari 250 penampilan bersama Rossoneri.

Pada 2021, Donnarumma meninggalkan Milan dan bergabung dengan PSG dengan status bebas transfer.

Kariernya kemudian semakin berkembang di Prancis. Bersama PSG, ia memenangkan berbagai trofi domestik sebelum akhirnya mencapai puncak dengan mengangkat Liga Champions.

Pengalaman Juara Eropa Bersama Italia

Prestasi Donnarumma tidak hanya datang dari level klub.

Ia menjadi salah satu figur terpenting ketika Italia memenangkan Euro 2020. Penampilannya dalam adu penalti, termasuk pada pertandingan final menghadapi Inggris di Wembley, membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.

Donnarumma kemudian berkembang menjadi kapten Timnas Italia dan menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Gli Azzurri.

City Punya Tembok Setinggi Hampir Dua Meter

Dengan postur sekitar 1,96 meter, Donnarumma mempunyai keunggulan besar dalam menguasai area penalti.

Jangkauan tangannya, refleks, kemampuan menghadapi situasi satu lawan satu serta pengalamannya dalam pertandingan besar membuatnya menjadi sosok yang sulit dilewati.

Namun bermain untuk Manchester City juga membutuhkan kemampuan lebih dari sekadar menghentikan tembakan.

Penjaga gawang City dituntut nyaman ketika menguasai bola dan mampu terlibat dalam proses membangun serangan dari belakang.

Persaingan Kiper Manchester City Tetap Ketat

Manchester City terus melakukan perubahan pada sektor penjaga gawang.

Pada musim panas 2026, klub mendatangkan Geronimo Rulli dari Olympique Marseille dengan kontrak dua tahun. Kiper Argentina tersebut diproyeksikan memberikan pengalaman sekaligus menjadi opsi tambahan di belakang Donnarumma.

Kehadiran Rulli membuat kedalaman skuad City di posisi penjaga gawang semakin kuat.

Namun Donnarumma tetap mempunyai modal besar untuk mempertahankan posisi utama berkat pengalaman serta kualitas yang sudah dibuktikannya di level tertinggi sepak bola Eropa.

Donnarumma Ingin Cetak Sejarah Bersama City

Ambisi Donnarumma bersama Manchester City tidak berhenti pada sekadar bermain di Premier League.

Penjaga gawang Italia tersebut telah menegaskan keinginannya membantu City memenangkan lebih banyak trofi dan menciptakan sejarah baru di Etihad Stadium.

Target tersebut sesuai dengan standar Manchester City yang terus memburu gelar domestik maupun Eropa setiap musim.

Donnarumma sudah memenangkan Serie A? Tidak. Namun ia telah merasakan berbagai gelar besar bersama PSG dan Timnas Italia, termasuk Liga Champions dan Euro. Pengalaman itulah yang menjadi salah satu aset penting City ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Kontrak hingga 2030, City Punya Fondasi Jangka Panjang

Kontrak hingga musim panas 2030 menunjukkan bahwa Manchester City tidak mendatangkan Donnarumma sebagai solusi sementara.

Ia diproyeksikan menjadi bagian dari fondasi klub untuk beberapa musim ke depan.

Dengan usia yang masih relatif ideal untuk seorang penjaga gawang dan pengalaman luar biasa sejak remaja, Donnarumma mempunyai kesempatan menjalani periode panjang di Etihad Stadium.

Dari AC Milan, PSG, Timnas Italia hingga Manchester City, perjalanan karier Donnarumma telah membawanya ke panggung terbesar sepak bola dunia.

Kini tantangannya jelas: membantu Manchester City mempertahankan status sebagai salah satu kekuatan terbesar Inggris dan kembali memburu kejayaan di Eropa.

Sumber informasi: Manchester City, Premier League dan Football Italia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *